
Jakarta – Pada Sabtu, 20 Mei 2026, Honda Prospect Motor secara resmi melakukan serah terima Honda Prelude kepada 20 konsumen pertama di Indonesia dalam acara yang digelar di Vault Automotive Museum, Cipete, Jakarta Selatan.
Sejak pemesanan dibuka dari bulan Januari lalu, Honda Prelude mendapatkan respons yang sangat positif dari masyarakat. Amino masyarakat yang sangat tinggi membuat catatan pemesanan Honda Prelude sebanyak 280 unit, angka tersebut sangat fantastis mengingat kuota Honda Prelude tahun ini hanya terbatas 150 unit.
Sebagai salah satu model ikonik Honda, Prelude memiliki sejarah panjang dalam menghadirkan pengalaman berkendara yang tidak hanya cepat, tetapi juga memiliki koneksi emosional antara mobil
dan pengemudinya. Kini melalui generasi terbaru, Honda membawa karakter tersebut ke era baru elektrifikasi tanpa menghilangkan rasa berkendara yang selama ini menjadi ciri khas Honda.
President Director PT Honda Prospect Motor, Masanao Kataoka mengatakan, “Honda Prelude merepresentasikan bagaimana Honda membawa driving spirit ke era baru elektrifikasi, tanpa
meninggalkan karakter yang membuat orang jatuh cinta pada Honda sejak awal. Prelude bukan sekadar kembalinya sebuah nama ikonik, tetapi pengingat bahwa teknologi seharusnya tidak menghilangkan rasa di balik kemudi.”
Momen serah terima ini sekaligus menjadi pembukaan dari Honda Culture at Vault Automotive Museum, sebuah curated exhibition yang menampilkan perjalanan Honda melalui berbagai model ikonik, filosofi engineering, budaya balap, serta evolusi karakter berkendara Honda dari masa ke masa.
Di exhibition ini Honda juga menampilkan berbagai model heritage lintas generasi di Vault Automotive Museum. Kehadiran model-model tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang Honda dalam
menghadirkan kendaraan yang bukan hanya berfungsi sebagai alat mobilitas, tetapi juga mempunyai karakter, passion, dan hubungan emosional dengan penggunanya.
Kataoka menambahkan, “Bagi Honda, heritage bukan sekadar nostalgia. Heritage adalah bukti dari apa
yang mampu diciptakan sebuah brand secara konsisten di masa lalu, masa kini, dan masa depan. Bukti bahwa nilai, filosofi engineering, dan hubungan emosional dengan konsumen dapat terus bertahan lintas generasi.”.