Category: Balap

  • 2026 Miami Grand Prix: Antonelli Mendominasi di Tengah Kebangkitan Tim Papaya

    2026 Miami Grand Prix: Antonelli Mendominasi di Tengah Kebangkitan Tim Papaya

    Formula 1 is back! Setelah liburan selama sebulan akibat perang di Timur Tengah selama bulan April, Mei langsung dibuka oleh sirkus F1 dengan balapan di Florida. Dan pada balapan kali ini, hampir semua tim kecuali Aston Martin membawa mari rangkaian upgrade, yang melingkupi banyak komponen dari chassis, power unit (PU), serta rear wing a la “Macarena” untuk RedBull yang sudah diadaptasi terlebih dahulu oleh Ferrari.

    Namun setelah melewati sprint dan main race, ada 3 tim yang memanfaatkan liburan sebulan ini dengan maksimal dan mendapatkan hasil yang bagus, 2 tim yang mengalami kesulitan perkembangan, dan 1 tim anomali yang sudah menyelesaikan 1 masalah kritikal namun masih menghadapi 1 masalah kritikal lain, meski berhasil melewati garis finis dengan kedua mobil.

    WINNER: Mercedes-AMG

    Tiba sebagai tim benchmark, Mercedes tetap meraih kemenangan pada main race pada hari Minggu, yang dimajukan terlebih dahulu mengantisipasi cuaca buruk. Namun meski pemimpin klasemen Kimi Antonelli memenangkan balapan kali ini, jarak Mercedes dengan saingannya kian mencuat, terutama setelah revisi dadakan pada regulasi baru F1 yang menggunakan teknologi 50:50 power-split untuk mesin turbo-hybrid V6. Namun meski demikian, ini masih tetap menjadi pencapaian bagus, mengingatkan tim Jerman berbasis di Brackley membawa paket upgrade paling dikit dibanding top 4 team yang bersaing.

    LOSER: Williams

    Meski meraih double points finish pada balapan kali ini, dan membawa paket upgrade untuk balapan kali ini, Williams tetap mempunyai tanda tanya dalam perkembangan mobil mereka. Bayangan berat mobil yang melebihi batas minimum regulasi F1 terbaru ini masih menghantam tim privateer legendaris ini. Kedua pembalap yakni Carlos Sainz dan Alex Albon juga tidak berharap keajaiban dari performa Williams FW48 saat turun pada ronde di Florida ini.

    WINNER: McLaren & RedBull

    Yang sebelumnya terasa “selamanya”, balapan di Miami kali ini merupakan titik balik untuk McLaren dan Red Bull. Kedua tim yang menjadi duo protagonists pada musim 2025 kemarin ini membawa rangkaian paket upgrade, diantaranya rear wing a la Macarena untuk Red Bull, dan merasakan manfaatnya. Red Bull untuk pertama kalinya berhasil kualifikasi pada baris depan dengan Max Verstappen ambil P2 dan membawa pulang poin banyak dan menduduki P4 dalam klasemen konstruktor. Namun yang paling banyak untuk jelas adalah tim Papaya. Dengan upgrade, tim Woking tersebut memenangkan sprint dengan Lando Norris dan karena Oscar Piastri meraih podium P2, McLaren mendapatkan finis 1-2 pertama pada musim ini.

    LOSER: Ferrari

    Meski menjadi salah satu tim yang membawa paket upgrade untuk balapan kali ini, ronde Miami kali ini menjadi salah satu pekan yang baiknya bisa dilupakan. Tim kuda jingkrak ini membawa paket upgrade berupa floor baru, diffuser baru, serta Macarena rear wing baru. Namun mobil SF-26 yang dikendarai Charles Leclerc dan Lewis Hamilton tidak mampu bersaing dengan tim lain yang juga membawa upgrade pada pekan tersebut. Hal tersebut diperjelaskan setelah Leclerc mengalami masalah suspensi pada lap penutupan dan mendapatkan penalti sebanyak 20 detik karena menyetir off-track, sehingga turun dari P6 ke P8 pada balapan kali ini.

    WINNER(?): Aston Martin

    Mungkin ini bisa dikatakan sebagai lelucon, namun raihan Aston Martin pada balapan kali ini menjadi salah satu yang penting untuk memulai proses putar balik untuk mempunyai performa mobil yang lebih baik. Jelas, pada kualifikasi sprint, mereka mempunyai kecepatan yang bahkan lebih lambat dibanding sebuah mobil Formula 2 (F2). Namun, pada main race, kedua mobil Aston Martin yang dikendalikan oleh Fernando Alonso dan Lance Stroll berhasil melewati garis finis, dimana Alonso berhasil finis diatas 2 mobil Cadillac. Fakta yang mengejutkannya? Aston Martin justru satu-satunya tim yang tidak membawa paket upgrade untuk AMR26 kali ini, padahal mobil ini pada awal musim sudah mempunyai rangkaian masalah sasis, mesin dan gearbox. Namun, berkat sentuhan Honda yang melakukan banyak pekerjaan agar vibrasi antar mesin dan mobil berkurang drastis, kini tim favorit James Bond ini bisa mengutarakan fokusnya kepada 2 masalah utama; menambah performa mesin dan memperbaiki sinkronisasi gearbox yang menjadi masalah baru untuk AMR26. Meski masalah gearbox menjadi salah satu pertanyaan besar, untuk urusan performa mesin, Honda mendapatkan lampu hijau untuk menggunakan token Additional Development and Upgrade Opportunities (ADUO) untuk memperbaiki mesin RA626H, dimana spec mesin terbaru ini diprediksi akan turun pada home race tim yang berbasis tepat di Silverstone ini.

  • BRZ Super Series 2026 Makin Panas, Balapan Ketat dan Safety Jadi Sorotan

    BRZ Super Series 2026 Makin Panas, Balapan Ketat dan Safety Jadi Sorotan

    Subaru Indonesia kembali menunjukkan keseriusannya di dunia motorsport nasional lewat gelaran Liqui Moly Subaru BRZ Super Series 2026, yang jadi bagian dari Mandalika Festival of Speed (MFoS) di Sirkuit Mandalika.

    Memasuki Race 2, tensi persaingan di lintasan kian memuncak. Fokus kini bergeser; bukan lagi sekadar adu kecepatan murni, melainkan ajang pembuktian siapa yang mampu menjaga konsistensi dan tetap tenang tanpa melakukan kesalahan sedikit pun.

    Balapan berlangsung selama 15 lap dengan catatan waktu yang cukup rapat, di kisaran 1 menit 53 hingga 1 menit 57 detik. Format one-make race yang digunakan membuat semua pembalap punya mobil dengan spesifikasi serupa, jadi faktor skill benar-benar jadi penentu utama.

    Di tengah jalannya balapan, sempat terjadi insiden yang melibatkan salah satu pembalap. Namun, berkat standar keselamatan yang diterapkan, pembalap tersebut dipastikan aman tanpa cedera serius.

    Hal ini juga didukung oleh karakter Subaru BRZ yang digunakan di ajang ini. Dengan konfigurasi mesin boxer, distribusi bobot seimbang, dan pusat gravitasi rendah, mobil ini tidak hanya lincah, tapi juga stabil dalam kondisi ekstrem.

    Di Race 2, Demas Agil dari Dewa United Motorsport berhasil keluar sebagai pemenang. Meski sempat kehilangan posisi, ia mampu bangkit dan melakukan overtake krusial di tiga lap terakhir untuk mengunci kemenangan.

    Ia finis dengan selisih 1,581 detik dari Rio SB di posisi kedua, yang juga mencatatkan fastest lap 1:53,257. Sementara posisi ketiga ditempati Daniel Sutrisno.

    Dari sisi klasemen, Demas kini memimpin dengan 50 poin setelah meraih dua kemenangan beruntun. Di belakangnya, persaingan masih cukup terbuka dengan beberapa nama seperti Sudarmono, Henri, hingga Fitra Eri yang terus menempel.

    Di klasemen tim, Dewa United Motorsport juga memimpin dengan 66 poin, diikuti Rizqy x GP dan Wish Motorsport.

    Subaru sendiri menegaskan bahwa BRZ Super Series bukan sekadar ajang balap, tapi juga platform pengembangan pembalap. Hal ini terlihat dari pendekatan one-make race yang menekankan fairness, serta standar keselamatan tinggi yang tetap jadi prioritas.

    Ke depan, kompetisi diprediksi akan semakin ketat seiring masih banyaknya ronde yang tersisa di musim 2026.

    Jadwal BRZ Super Series 2026:

    • 3 Hours Endurance Race — 1 Februari 2026
    • Ronde 1–2 — 1–3 Mei 2026 (MFoS Round 1)
    • Ronde 3–4 — 12–14 Juni 2026 (MFoS Round 2)
    • Ronde 5–6 — 14–16 Agustus 2026 (MFoS Round 3)
    • Ronde 7–8 — 16–18 Oktober 2026 (MFoS Round 4)